Tibet yang penuh teka-teki

itu Tibet Ini adalah negara Asia Tengah yang merupakan provinsi otonom di wilayah barat daya Cina. Berbatasan dengan India, Nepal, dan Bhuttan di selatan. Selama periode monarki (abad ke 7 - 9) ibukota Tibet didirikan di Lasha dan pada saat itulah agama Buddha diperkenalkan dan disebarkan.

Pada tahun 1950 Tibet diduduki oleh pasukan militer Cina dan, sejak saat itu, situasi politik semakin rumit, menjadikannya yang keempat belas Dalai Lama dan ribuan orang Tibet harus pergi ke pengasingan di India.


Ibukota, Lasha, Terletak di lembah sungai Kichu, Ketinggian 3.650 meter. Ini adalah pusat agama lamaisme. Kota ini didominasi oleh Istana Potala yang megah, kediaman Dalai Lama hingga tahun 1959.

Dalam Lasha kita juga harus memperhitungkan Kuil Jo-Khang, salah satu yang tertua di Tibet; juga pasar, Biara Sera dan sekolah nyanyiannya dan Taman Norbulingka dimana Summer Palace. itu kuil pidato Nuosele dan Tsug-Syeng adalah tempat menarik lainnya di Lasha. Tempat lahir Lamaisme terletak di biara Ganden, terletak di tempat di ketinggian 3.800 meter.


Lebih banyak tempat yang tidak dapat Anda lewatkan

Shigatse adalah kota terpenting kedua di Tibet. Ada Biara Tashilumpo. Ada juga situs menarik lainnya seperti templo Maitreya dan Istana Gudong. Apa yang Anda tidak bisa berhenti lakukan adalah berjalan melalui Tembok Thangka.


Di rute dari Shigatse hingga Tingri, praktis wajib untuk naik Pas Tsuo La (4.500 meter), dari mana Anda dapat melihat pemandangan panorama yang mengesankan. Gunung Qomolagma (Everest). Kumming Ini adalah kota lain yang menarik di Tibet. Ada hutan batu (Shilin): itu adalah taman alam yang mempesona di mana batu-batu itu mengambil bentuk yang sangat unik.

Vegetasi dan iklim

Iklimnya khas benua, sangat dipengaruhi oleh ketinggian. Curah hujan langka dan suhunya sangat ketat. Vegetasinya sangat kaya di lembah Brahmaputra. Karena ketinggian rata-rata Tibet luar biasa, orang yang terkena penyakit jantung, pembuluh darah atau paru-paru harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai perjalanan mereka ke negeri ini.

Populasi dan bahasa

Populasinya sekitar 2,5 juta jiwa. Sebagian besar terkonsentrasi di barat daya, di dataran Tsinhai. Di luar wilayah ini, minoritas Tibet dikelompokkan menjadi kabupaten otonom.
Meskipun bahasa resmi adalah bahasa Cina, masyarakat Tibet mempertahankan bahasanya sendiri yang, tergantung pada daerahnya, mengadopsi berbagai varietas.

Data menarik lainnya:

Mata uang: Yuan
Agama: Lamaisme dan Budhisme
Permukaan: 1.200.000 km2

PENUH DENGAN TEKA-TEKI..8 ORANG INI HILANG SECARA MISTERIUS (September 2022)


  • Tibet
  • 1,230